Sebagian besar orang cenderung menganggap KOLESTEROL sebagai sesuatu yang negatif dan harus dihindari momok yang menakutkan
Padahal kolesterol sebenarnya penting untuk kelangsungan hidup manusia (dan juga berbagai jenis hewan)
Peranan Penting Kolesterol
1.Fungsi saraf: susunan saraf kita sebagian besar terbuat dari kolesterol à otak kolesterolnya tinggi
2.Pembentukan membran sel
3.Pembentukan hormon: hormon seks, hormon pertumbuhan
4.Pembentukan vitamin D
5.Pembentukan asam empedu
Pengertian
Kolesterol adalah zat seperti lilin yang merupakan salah satu bentuk lemak yang terdapat di dalam tubuh kita
Secara alami tubuh kita memproduksi kolesterol, 80% kolesterol dihasilkan dari dalam tubuh kita (hati dan usus). 20% sisanya berasal dari luar tubuh (makanan)
jadi sebenarnya dalam batas normal, kita sangat memerlukan kolesterol dan memang tubuh kita sendiri memproduksi kolesterol
Kapan jadi masalah? jika kadar kolesterol berlebihan, di antaranya akibat pola makan yang terlalu banyak mengandung lemak
Kolesterol tidak larut dalam cairan darah agar dapat dikirim ke seluruh tubuh harus dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut LIPOPROTEIN
LIPOPROTEIN-lah yang membawa kolesterol di dalam darah à terkait dengan jenis kolesterol
JENIS KOLESTEROL
1.LDL (Low Density Lipoprotein) Kolesterol Jahat
–Mempunyai kecenderungan untuk menumpuk di pembuluh darah jika menumpuk di pembuluh darah utama yang menuju jantung dan otak risiko serangan jantung dan stroke
–Endapan kolesterol juga bisa terjadi pada pembuluh-pembuluh darah yang menuju ke berbagai organ lain timbul gangguan
2. HDL (High Density Lipoprotein) à Kolesterol Baik
–Mengangkut LDL kolesterol di dalam darah atau yang menumpuk di dinding pembuluh darah kembali ke hati
–Jika HDL kolesterol rendah à risiko serangan jantung dan stroke meningkat
3. Trigliserida
–Jenis lemak lain yang melewati pembuluh darah kita
–Kebanyakan jaringan lemak tubuh yang berasal dari lemak makanan adalah dalam bentuk trigliserida, biasanya disimpan sebagai cadangan tenaga
–Jika Trigliserida tinggi meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke
–LDL, HDL, dan Trigliserida adalah komponen-komponen yang menyusul kolesterol total
PENYAKIT KOLESTROL
DISLIPIDEMIA
DISLIPIDEMIA
Dislipidemia adalah gangguan komposisi lipid atau lemak di dalam tubuh
Patokannya: kadar kolesterol total, LDL, dan Trigliserida di atas normal, sementara HDL di bawah normal
NILAI-NILAI NORMAL
KOMPOSISI LEMAK
KOMPOSISI LEMAK
Berdasarkan NCEP-ATP III (National Cholesterol Education-Adult Treatment Panel III)
–Kolesterol total < 200 mg/dl, toleransi sampai 239 mg/dl
–Kolesterol LDL < 100 mg/dl, toleransi sampai 129 mg/dl
–Kolesterol HDL > 40 mg/dl
–Trigliserida < 150 mg/dl, toleransi sampai 199 mg/dl
NILAI-NILAI NORMAL
KOMPOSISI LEMAK (2)
KOMPOSISI LEMAK (2)
Kadar komposisi lemak normal tersebut juga masih harus mempertimbangkan faktor risiko serangan jantung lainnya seperti: merokok, hipertensi, riwayat keluarga, dan usia tua
nJika ada satu atau beberapa faktor risiko à batasan normal menjadi lebih ketat lagi. Misalnya pada perokok dengan riwayat penyakit jantung pada keluarga, HDL-nya harus di atas 60 mg/dl
GEJALA-GEJALA KETIDAK SEIMBANGAN KOLESTEROL
Pundak terasa pegal dan kaku
Pusing-pusing
Telinga berdengung
Kaki dan tangan terasa kesemutan
Muka terasa tebal
Gelisah
Daya ingat menurun
Penglihatan menurun
KOLESTEROL DAN PENYAKIT
–Penyakit jantung koroner
–Penyakit stroke
–Diabetes melitus (DM)
–Disfungsi ereksi (gangguan ereksi)
PRINSIP PENATALAKSANAAN
Jika kolesterol masih dalam batas toleransi, cukup ditangani tanpa obat-obatan (non-farmakologis)
Jika sudah melewati batas toleransi atau jika sudah ditangani secara non-farmakologis belum baik ditangani dengan obat-obat medis (farmakologis)
Penanganan Kolestrol
OLAH RAGA
Lakukan olah raga secara teratur
Jika seseorang mempunyai kolesterol di atas normal à minimal 4x seminggu
Minimal 30 menit setiap kali berolah raga
Jenis olah raga: jalan kaki, jogging, renang, senam, bersepeda
Cara Noni MENGATASI /MENGOBATI/MENYEIMBANGKAN KOLESTROL

Tidak ada komentar:
Posting Komentar